Di Kota Banjarmasin
(20/4/12), dua perwakilan LPM Sukma diundang ke Banjarmasin Post untuk wawancara
dengan penyanyi dan pemain band Indonesia, ya Piyu ‘Padi’, Anji dan Inna yang
sudah tidak asing lagi ditelinga para penggemarnya.
“Kesan
pertama ketika Banjarmasin, ingat makanan khas sini, Soto Banjar” terang Piyu,
ketika ditanya Diah salah satu kru Sukma tentang kesan pertamanya berkunjung ke
Banjaramasin.
Selain dari SUKMA, juga ada dari LPM lain yang tidak
ketinggalan untuk bertanya. Wawancara dengan artis-artis ini juga sebagai
pelatihan bagi para wartawan kampus untuk menambah ilmu dan wawasan ketika
terjun kelapangan.
“Senang
sekali, bisa wawancara dengan artis, ini pengalaman baru bagiku” terang Diah.
Wawancara
dengan artis ini merupakan pertama bagi Diah, dan tak ketinggalan diah pun
diberi bingkisan, sebagai kenang-kenangan dari Piyu ‘Padi’ yang terkenal dengan
kepiawaiannya bermain gitar itu. (lpmsukma_mibah dkk)
Siapa sih,yang tidak menginginkan sungai bersihseperti dikota Venice,
Italia, atau sungai yang telah bertranformasi dari sungai kumuh menjadi sungai
wisata yakni sungaiKali Cheonggyecheon di Seol
Korea Selatan atau sungai
yang menawarkan keindahan jalanan perbukitan Li Jiang di Utara Guilin Cina,
semua menandakan adanya pengelolaan yang bijak dari pemerintah dan juga
masyarakatnya. Ini berarti sungai mempunyai potensi sosial ekonomi dan
lingkungan yang harus dikelola secara optimal.
Sungai juga merupakan salah satu sumber
daya alam yang dapat dijadikan daya tarik tersendiri, contohnya saja sungai
barito di Kalimantan Selatan yang telah
dikenal mancanegara melalui pasar terapungnya dengan menjual
kebutuhan-kebutuhan pokok masyarakat sekitar belum lagi aktivitas jual beli yang
masih menggunakan sistem barter. Kota yang juga simbol dari seribu sungai ini
sekarang mengalami kedangkalan dan kerusakan akibat aktivitas didarat yang
mempunyai kontribusi besar merubahnya.
Lingkungan sungai barito sendiri sekarang
airnyaterlihat keruh disebabkan benda padat, cair dan limbah yang dibuang
disekitar sungai yang menimbulkan pencemaran sehingga menurunkan kualitas air
sungai dan merusak ekosistem makhluk hidup didalamnya, sampah sendiri sudah
merupakan masalah pelik yang harus diselesaikan pemerintah daerah.
Karakter yang peduli terhadap lingkungan
dari dini harus segera ditumbuhkan sehingga secara sadar masyarakat akan
mengerti arti dari fungsi sungai sebagai penyedia air dandapat
menghasilkan nilai ekonomi jika
dijadikan tempat
pariwisata dan besar manfaatnya untuk kesejahteraan dan keselamatan lingkungan hidup
Beberapa hari yang lalu, LPM Sukma IAIN
Antasari Banjarmasin khususnya Sukma Moeda juga mengadakan sebuah lomba bertema lingkungan
yakni Lomba Mading 3 Dimensi Antar SLTA Se-Banjarmasin sebagai bentuk
perwujudan pembentukan karakter muda yang peduli terhadap lingkungan
disekitarnya dengan tema “Taman Kota dan Sungai Impian”.
Lomba yang diikuti anak-anak SMAN 7, SMAN 11, SMK
Muhammadiyah dan MAN 2 Model se-Banjarmasin di
Auditorium IAIN Antasari Banjarmasin (11/04/2012) ini cukup antusias memeriahkan
acara tersebut, slogan SAVE OUR EARTH yang
banyak dicanangkan peserta memberi sebuah pesan tersendiri agar menjaga bumi
dan lingkungan-lingkungan sekitar dari mulai hal terkecil seperti tidak
membuang sampah sembarangan ke sungai. Pemanfaatan barang-barang bekaspun tak
luput digunakan peserta dalam pembuatan mading tiga dimensi seperti botol, kertas
koran bekas, sisa kain dan juga sisa-sisa kabel komputer yang sudah tidak
terpakai, mereka manfaatkan sebagai bentuk mengurangi sampah disekitar. Merekapun
berharap sungai-sungai di Banjarmasin terbebas dari sampah-sampah yang
menggenang dipermukaan air sungai.
“Karena sungai di Banjarmasin cukup memprihatinkan,
tidak dengan waktu yang cepat untuk mengembalikan sungaimenjadi bersih dan
bening, paling tidak ada kesadaran untuk tidak membuang sampah kesungai dan
menjaganya” tutur Rasidah perwakilan SMAN 11 Banjarmasin yang juga menyabet
penghargaan juara satu lomba mading 3D ini
Ayo kita pelihara
kebersihan sungai kita bersama dan yang terpenting tidak membuang sampah
kesungai, tentunya kita tahu Banjarmasin telah mendapat julukan kota seribu
sungai yang telah melekat di benak kita semua, sungai
yang bersih dan asri adalah impian semua orang khususnya bagi masyrakat banjar.Perlindungan,
pemanfaatan dan Pengelolaansungai secara terus menurus dengan bijak maka tidak
tertutup kemungkinan sungai tercinta kita ini tidak kalah menakjubkankannya
dengan sungai-sungai di yang ada didunia. ^_^.
Peresmian ikatan mahasiswa
Al-mursyidul Amin ini dilaksanakan pada hari Minggu, 9 Oktober 2011,yang
dihadiri oleh mahasiswa/ i alumnus pondok pesantren Al-Mursyidul Amin kec.
Gambut. Acara ini juga dihadiri oleh guru Rasyid Ridha ( putra pimpinan pondok
Al-Mursyidul Amin ), guru Dihya Abdibeserta rombongan. Kegiatan ini diawali oleh pembacaan maulid habsyi
oleh mahasiswa- mahasiswanya.
Peresmian ikmal amin 2011 yang
bertemakan “sukseskan peresmian organisasi ikmal amin dengan sama-sama saling
menyambung tali silahturahmi antar mahasiswa/i Al-Mursyidul Amin ini bertempat
Production House, fakultas Dakwah. Peserta
yang tercatat sampai saat ini mencapai 90 orang yang tersebar diberbagai
universitas-universitas seperti : STAI Al-jami, UNISCA dll.
Dana dalan acara ini didapat dari
penyebaran proposal- proposal, dan dana yang diambil dari anggota / peserta itu
sendiri. Moto kami dalam peresmian ini adalah “jadilah mutiaraditengah
lumpur,bercampur tapi berbeda ujar Muhammad Fadli, salah satu mahasiswa
IAIN Antasari Banjarmasin, ( ketua umum ikmal amin ) . Guru Rasyid Ridha juga
berpesan “ jagalah prilaku kita dalam pergaulan sehari-hari “.
Saya ingin ikmal amin ini bukan hanya
ada di IAIN saja, akan tetapi sebisa mungkin harus menyebar diberbagai
universitas-universitas ujar Marwan Saputra ( ketua pelaksana Ikmal Amin ).
Saat ini ikmal Amin berusaha untuk
meningkatkan kinerjanya dalam melaksanakan program kerja dan meningkatkan
eksestensi di kampus lainya dalam melebarkankan sayapnya. Rabu(14/3).(lpmsukma_diah)
Kali ini sanggar musik IAIN Antasari
Banjarmasin membuka penerimaan anggota baru dari tanggal 13- 16 Maret 2012 di
payung Fakultas Tarbiyah. Dengan ketua umum yang baru ( Nabil mahasiswa
Fakultas Dakwah) maka sanggar musik pun memiliki warna yang berbeda. Selasa
(13/3).
Minggu kemarin kami mengadakan
sosialisasi dan pegelaran musik sederhana untuk menarik para mahasiswa yang
ingin memasuki sanggar musik. Sebenarnya kami mau mencari 7 band, kalau band
individu tidak kami kami terima. Untuk kreteria anggota baru tersebut tidak
perlu muluk-muluk, yang penting dia bisa berorganisasi, bertanggung jawab,kami
juga perlu orang-orang yang berjiwa musik dan tentunya mempunyai keahlian di
bidang musik. Untuk antusias dalam penerimaan anggota baru semakin berkurang
karna kami baru saja membuka pendafaran untuk anggota baru tersebut. Kami baru
saja membuka pendaftaran ini karna menunggu pergantian kepengurusan yang baru.
Namun kami tetap optimis karna dunia musik memang selalu diminati. Ungkap Nabil
yang sekarng ini telah menciptakan 32 lagu.
Sebagai ketua umum yang
baru tentunya menghadapi berbagai macam tantangan. Namun kami sudah memiliki
program kerja selama satu periode ke depan. Saat ini kami lagi membikin
recording album yang nantinya akan disebarkan melalui radio agar band yang ada
di kampus hijau ini tetap exis dimata penggemarnya. Kami juga akan
mengadakanfestival musik ( pegelaran
rutin) dan saat ini sanggar musik memiliki karakter band yang berbeda-beda.
Tambah cowok yang berwajah keren ini.(lpmsukma_diah)
Maraknya mahasiswa-mahasiswa IAIN
Antasari Banjarmasin tiap harinya menyerbu Pusat Sumber Belajar (PSB) untuk
melakukan aktifitas onlinemenyebabkan
PSB tidak pernah sepi dari wajah-wajah mahasiswa. Layanan online ini telah lama
dinikmati mahasiswa. Bahkan telah menjamur ke berbagai fakultas-fakultas di
IAIN.
Mekipun dulunya mengalami kerusakan
karna sering dipakai namum saat ini semakin membaik. Dana yang didapatkan untuk
fasilitas tersebut barasal dari dana DIPA dan atas bantuan Gubernur Kalimantan
selatan. Tutur Pembantu Rektor.2 “ Drs.H. Burhanuddin M.Ag
Saya memilih untuk online di PSB ini
karna jaringan internetnya yang baik juga disni banyak mahasiswa-mahasiswa yang
juga onlini sehingga menabah suasana yang rame bagi saya. Biasanya saya mencari
bahan-bahan kuliah di internet dan lain-lain. Ungkap Zainuddin salah satu
mahasiswa Fakultas Syariah yang online di PSB. Sabtu (10/3).
Mereka memang sering saya lihat
online di PSB ini karna jaringan yang kuat sehingga mempermudah mereka untuk
mencari bahan-bahan kuliah secara cepat dan berbagai informasi yang kita
butuhkan. Namun, tidak sedikit mereka menyalah gunakan teknologi ini untuk
hal-hal yang tidak penting dan tidak benar. Ungkap Roby selaku Presiden BEM IAIN
Antasri Banjarmasin.
Hal ini merupakan perubahan yang
lebih maju untuk kampus hijau ini. Para mahasiswa telah menjamur menggunakan
layanan ini, bahkan berada di ruangan perkuliahan setiap fakultaspun bisa untuk
online. Namun hal ini jangan sampai menggangu perkuliahan tersebut.
saya turut suka dengan menjamurnya
mahasiswa di PSB tersebut asalkan brrmamfaat, akan tetapi kebanyakan mereka
tidak ramah pada lingkungan misalnya saja banyak sampah yang dibuang
sembarangan yang tentunya akan sangat mengganggu bagi mata siapa saja yang
melihatnya. Tambah M. Fitri Yandhi
Pratama selaku mahasiswa IAIN Antasari ini.